Cupak – Puskesmas Jua Gaek sukses menggelar kegiatan Tracking TB Terintegrasi pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan yang berpusat di Halaman Puskesmas Jua Gaek ini dilaksanakan sebagai langkah nyata dalam mempercepat penemuan kasus dan memutus rantai penularan Tuberkulosis (TB) di wilayah tersebut.

Aksi jemput bola ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat, terbukti dengan tingginya tingkat kehadiran yang mencapai 95 peserta. Dalam kegiatan ini, Puskesmas Jua Gaek menghadirkan dua tenaga medis sebagai narasumber utama untuk memimpin jalannya pemeriksaan, yaitu dr. Hasbi Nutari, S.PP dan dr. Meri Asrina.
Seluruh peserta yang hadir menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari skrining gejala awal, pemeriksaan klinis, hingga edukasi mendalam mengenai pentingnya pencegahan serta deteksi dini penularan TB di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Kepala Puskesmas Jua Gaek, Silvia Febrina, SKM, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme warga yang hadir dalam kegiatan ini.
.jpeg)
"Kami sangat berterima kasih atas kesadaran masyarakat yang tinggi untuk datang melakukan pemeriksaan. Kegiatan Tracking TB Terintegrasi ini adalah langkah krusial kami untuk menemukan kasus sedini mungkin di tengah masyarakat. Dengan menghadirkan dr. Hasbi Nutari, S.PP dan dr. Meri Asrina, kami ingin memastikan warga mendapatkan skrining dan penanganan terbaik langsung dari ahlinya. Target kami jelas, yaitu memutus mata rantai penularan TB di wilayah kerja Puskesmas Jua Gaek agar masyarakat kita bisa hidup lebih sehat," ujar Silvia.

Melalui integrasi layanan ini, pihak puskesmas berharap masyarakat yang memiliki riwayat kontak erat dengan penderita TB dapat segera terdeteksi. Bagi warga yang menunjukkan gejala klinis mengarah ke TB, petugas langsung mengarahkan mereka untuk melakukan pemeriksaan penunjang lanjutan agar penanganan medis yang tepat bisa diberikan sedini mungkin.